Skip to main content

Yasir252

Total Network Inventory 6.9.0.7641 (x64) Multilingual Full Version Download – Software Audit dan Manajemen Jaringan

Total Network Inventory adalah software profesional yang dirancang untuk memindai, mengelola, dan memantau perangkat yang terhubung ke jaringan komputer. Dikembangkan oleh Softinventive Lab, aplikasi ini membantu administrator IT mengumpulkan informasi hardware, software, sistem operasi, perangkat jaringan, serta konfigurasi komputer dalam satu database terpusat. Dengan kemampuan network scanning dan automatic inventory, kamu bisa mengelola banyak komputer tanpa harus memeriksa setiap perangkat secara manual.

Jika kamu mengelola jaringan kantor, perusahaan, laboratorium, atau lingkungan IT dengan banyak komputer, Total Network Inventory bisa menjadi solusi yang sangat berguna. Software ini menyediakan fitur hardware inventory, software asset management, license tracking, scheduled scanning, network mapping, dan detailed reporting. Kamu juga bisa memantau perubahan hardware maupun software dari waktu ke waktu sehingga pengelolaan aset jaringan menjadi lebih mudah dan terorganisasi.

Part / Link Rapidgator / DDownload Nitroflare
Total Network Inventory 6.9.0.7641 x64 🟢 DOWNLOAD 🔴 DOWNLOAD

Total Network Inventory Full Version Download

Informasi Software Total Network Inventory

Informasi Detail
Nama Software Total Network Inventory
Versi Terbaru 6.9.0 Build 7641
Developer Softinventive Lab
Publisher Softinventive Lab
Lisensi Commercial / Free Trial
Kategori Network Management
Sistem Operasi Windows
Arsitektur Windows 32-bit / 64-bit
Ukuran File 61.40 MB
Versi Total Network Inventory 6
Masa Trial 30 Hari
Website Resmi softinventive.com

Informasi versi dan ukuran installer berdasarkan halaman produk resmi yang mencantumkan build 7641, 28 Oktober 2026.

Fitur Utama Total Network Inventory

1. Network Scanning

Automatic Network Discovery: Pindai jaringan lokal untuk menemukan komputer, server, printer, router, dan perangkat lain yang terhubung. Kamu bisa menentukan rentang IP atau menggunakan Active Directory untuk membantu proses identifikasi perangkat.

2. Hardware Inventory

Complete Hardware Information: Kumpulkan informasi hardware komputer, termasuk prosesor, RAM, motherboard, penyimpanan, kartu grafis, dan komponen lainnya. Semua informasi dapat disimpan sebagai catatan inventaris untuk memudahkan pengelolaan perangkat.

3. Software Inventory

Installed Software Detection: Dapatkan daftar aplikasi yang terpasang pada setiap komputer dalam jaringan. Informasi nama software, versi, dan komputer tempat aplikasi tersebut digunakan membantu administrator mengelola instalasi software.

4. Software Asset Management

Centralized Software Management: Kelola aset software melalui satu sistem terpusat. Fitur ini membantu organisasi mengetahui aplikasi yang digunakan serta mengatur informasi lisensi di seluruh jaringan.

5. License Management

Software License Tracking: Catat dan kelola lisensi software beserta license key yang tersedia. Kamu juga bisa memeriksa status penggunaan lisensi untuk membantu mengurangi risiko penggunaan software yang tidak sesuai ketentuan.

6. Remote Computer Scanning

Remote Network Audit: Lakukan audit komputer jarak jauh tanpa harus mendatangi setiap perangkat secara langsung. TNI mendukung pemindaian berbagai sistem operasi dan perangkat jaringan melalui metode koneksi yang sesuai.

7. Scheduled Scanning

Automatic Scan Scheduler: Jadwalkan pemindaian jaringan berdasarkan waktu yang kamu tentukan. Fitur ini membantu memperbarui data inventaris secara berkala tanpa harus menjalankan setiap pemindaian secara manual.

8. Hardware and Software Change Log

Configuration Change Tracking: Bandingkan hasil pemindaian sebelumnya dengan konfigurasi terbaru. Change Log memperlihatkan perubahan hardware dan software, termasuk komponen yang ditambahkan, dihapus, atau dimodifikasi.

9. Detailed Reporting

Custom Inventory Reports: Buat laporan hardware dan software berdasarkan perangkat atau kelompok komputer tertentu. Hasil laporan dapat ditampilkan, dicetak, diekspor, dan disesuaikan dengan kebutuhan administrasi IT.

10. Network Mapping

Visual Network Map: Buat peta visual untuk menggambarkan struktur jaringan perusahaan. Kamu dapat mengatur perangkat, kelompok komputer, koneksi, dan lokasi sehingga lebih mudah memahami susunan infrastruktur jaringan.

11. Active Directory Integration

Domain Synchronization: Integrasikan informasi Active Directory untuk membantu menemukan dan mengelola komputer dalam lingkungan domain. Dukungan LDAPS juga tersedia untuk sinkronisasi direktori menggunakan koneksi yang lebih aman.

12. Resident Agent

Agent-Based Inventory: Gunakan resident agent untuk mengumpulkan informasi perangkat sesuai konfigurasi yang ditentukan. Fitur ini memberikan pilihan tambahan untuk mengelola pengumpulan data pada jaringan yang lebih kompleks.

13. Hardware Sensors Monitoring

System Health Monitoring: Pantau informasi sensor hardware yang didukung, termasuk data kondisi perangkat tertentu. Informasi ini membantu administrator mendapatkan gambaran tambahan mengenai kondisi komputer.

14. Multi-User Database

Centralized Database Access: Gunakan penyimpanan berbasis database untuk mendukung akses multi-user pada lingkungan kerja. Fitur ini membantu tim IT bekerja dengan data inventaris yang dikelola secara terpusat.

15. Device Availability Monitoring

Online Status Monitoring: Periksa status ketersediaan komputer dan perangkat jaringan. Administrator dapat menggunakan informasi ini untuk mengetahui perangkat yang aktif atau tidak dapat dijangkau.

16. Asset Grouping and Organization

Flexible Asset Management: Kelompokkan perangkat berdasarkan departemen, lokasi, jenis perangkat, atau kebutuhan organisasi. Kamu juga bisa menambahkan komentar dan nomor inventaris untuk mempermudah identifikasi.

17. Data Transfer Management

Flexible Data Transfers: Kelola metode transfer data dan konfigurasi pengumpulan informasi antarperangkat. Fitur ini membantu mengatur alur data inventaris dalam lingkungan jaringan yang lebih besar.

18. Multi-Platform Inventory

Cross-Platform Scanning: Total Network Inventory dapat mengumpulkan informasi dari perangkat Windows, macOS, Linux, FreeBSD, serta sistem dan perangkat jaringan lain yang didukung. Hal ini sangat berguna untuk organisasi dengan infrastruktur campuran.

What’s New in Total Network Inventory 6.9.0?

Total Network Inventory 6.9.0 Build 7641 merupakan versi yang tercantum pada halaman resmi produk dengan tanggal rilis 28 Oktober 2026. Versi ini melanjutkan pengembangan sistem inventaris jaringan dan pengelolaan aset IT.

Beberapa kemampuan penting yang tersedia dalam lini Total Network Inventory 6 meliputi:

  • Improved Multi-User Management: Pengelolaan database dan akses beberapa pengguna untuk lingkungan kerja tim.

  • Scheduler Improvements: Pengaturan tugas pemindaian dan penjadwalan inventaris yang lebih fleksibel.

  • Software Asset Management: Pengelolaan software dan lisensi melalui modul khusus.

  • LDAPS Support: Dukungan sinkronisasi Active Directory menggunakan koneksi LDAPS.

  • Data Transfer Improvements: Peningkatan pengelolaan metode transfer data dan konfigurasi inventaris.

  • Better Network Auditing: Pengumpulan informasi hardware dan software untuk membantu administrasi jaringan.

Total Network Inventory Standard vs Professional

Total Network Inventory menyediakan edisi Standard dan Professional dengan kemampuan inventaris jaringan serta pengelolaan aset software.

Fitur Standard Professional
Hardware Inventory Ya Ya
Software Inventory Ya Ya
Network Scanning Ya Ya
Inventory Reports Ya Ya
Scheduled Scanning Ya Ya
Change Log Ya Ya
Software License Management Ya Ya
License Key Storage Ya Ya
Hardware Sensors Statistics Ya Ya
Network Map Ya Ya
Software Asset Management Fitur terbatas Fitur lanjutan

Professional ditujukan untuk kebutuhan pengelolaan aset software yang lebih lengkap. Pilihan lisensi dan jumlah perangkat yang dapat dikelola bergantung pada paket yang dibeli.

Is Total Network Inventory Free?

Total Network Inventory bukan software gratis sepenuhnya. Aplikasi ini merupakan software komersial yang menyediakan masa percobaan gratis selama 30 hari dengan seluruh fitur evaluasi tersedia.

Beberapa batasan versi trial meliputi:

  • Maksimal 50 perangkat atau network nodes yang dapat dipindai dan dikelola.

  • Sebagian teks pada laporan yang dicetak atau diekspor dapat diganti dengan tulisan TRIAL VERSION.

  • Untuk penggunaan komersial tanpa batasan trial, pengguna perlu membeli lisensi resmi.

Jadi, jika kamu mencari Total Network Inventory Full Version Download secara gratis, perlu diketahui bahwa versi penuh membutuhkan lisensi berbayar. Kamu tetap bisa mencoba seluruh fitur melalui installer trial resmi selama masa evaluasi.

Total Network Inventory Latest Version 2026

System Requirements

Berikut gambaran persyaratan sistem untuk menjalankan Total Network Inventory:

Komponen Persyaratan
Operating System Windows
Processor Compatible Windows Processor
RAM Sesuai kebutuhan Windows
Storage Ruang kosong untuk instalasi dan database
Network TCP/IP
Architecture Windows 32-bit / 64-bit
Network Access Diperlukan untuk pemindaian perangkat
Database File-based atau database storage yang didukung

Cara Download Total Network Inventory Full Version

Ikuti langkah-langkah berikut untuk mendapatkan installer resmi Total Network Inventory:

  1. Buka website resmi Softinventive Lab.

  2. Masuk ke halaman Total Network Inventory.

  3. Pilih menu Download.

  4. Unduh installer terbaru untuk Windows.

  5. Tunggu hingga proses download selesai.

  6. Jalankan file tni-setup.exe.

  7. Ikuti instruksi instalasi pada layar.

  8. Buka aplikasi Total Network Inventory.

  9. Mulai masa trial gratis selama 30 hari atau masukkan lisensi resmi yang sudah dibeli.

Official Download – Total Network Inventory

Total Network Inventory 6

Windows installer · Build 7641 · 61.40 MB

Download Official Version30-day free trial. Full commercial license requires purchase.

Cara Menggunakan Total Network Inventory

  1. Jalankan Total Network Inventory setelah proses instalasi selesai.

  2. Buka bagian Scanner untuk memulai pemindaian jaringan.

  3. Tambahkan IP address, IP range, atau domain yang ingin diperiksa.

  4. Masukkan kredensial administrator jika diperlukan.

  5. Pilih perangkat yang ingin dipindai.

  6. Jalankan proses scanning dan tunggu hingga selesai.

  7. Buka hasil inventaris untuk melihat informasi hardware dan software.

  8. Buat laporan menggunakan fitur Reporting.

  9. Gunakan Change Log untuk membandingkan konfigurasi perangkat.

  10. Atur Scheduled Scanning agar inventaris tetap diperbarui.

Pastikan kamu memiliki izin administrator atau otorisasi yang sesuai sebelum memindai komputer dan perangkat lain dalam jaringan.

Frequently Asked Questions (FAQs)

1. Is Total Network Inventory free?

Total Network Inventory menyediakan trial gratis selama 30 hari. Setelah masa trial, kamu membutuhkan lisensi komersial untuk melanjutkan penggunaan tanpa batasan evaluasi.

2. What is Total Network Inventory used for?

Software ini digunakan untuk melakukan audit jaringan, mengumpulkan informasi hardware dan software, mengelola aset IT, serta membuat laporan inventaris.

3. Does Total Network Inventory support Windows 11?

Ya, Total Network Inventory mendukung lingkungan Windows modern, termasuk Windows 11.

4. Can Total Network Inventory scan remote computers?

Ya, software ini mendukung pemindaian komputer jarak jauh melalui jaringan dengan konfigurasi dan kredensial yang sesuai.

5. Does Total Network Inventory support Linux?

Ya, TNI dapat mengumpulkan informasi dari sistem Linux yang didukung.

6. Can I scan macOS computers?

Ya, Total Network Inventory mendukung pemindaian komputer macOS.

7. What is the latest version of Total Network Inventory?

Versi yang tercantum pada halaman resmi saat artikel ini disusun adalah 6.9.0 Build 7641.

8. Does Total Network Inventory support software license management?

Ya, aplikasi ini menyediakan Software Asset Management untuk mengelola informasi instalasi, lisensi, dan license key.

9. How many computers can the trial version scan?

Versi trial membatasi pengelolaan maksimal 50 network nodes selama masa evaluasi.

10. Does Total Network Inventory support scheduled scanning?

Ya, kamu bisa membuat jadwal pemindaian untuk memperbarui data inventaris secara otomatis.

11. What is the difference between Standard and Professional?

Keduanya menyediakan kemampuan inventaris hardware dan software. Professional menawarkan kemampuan pengelolaan Software Asset Management yang lebih lengkap.

12. Is Total Network Inventory suitable for businesses?

Ya, software ini dirancang untuk administrator IT, perusahaan, organisasi, dan tim yang perlu mengelola banyak perangkat jaringan.

Conclusion

Total Network Inventory merupakan software yang sangat berguna untuk administrator IT dan perusahaan yang membutuhkan sistem pengelolaan inventaris jaringan secara terpusat. Dengan fitur Network Scanning, Hardware Inventory, Software Asset Management, License Tracking, Scheduled Scanning, dan Detailed Reporting, aplikasi ini membantu menghemat waktu dalam mengelola banyak komputer dan perangkat jaringan.

Versi trial gratis selama 30 hari memberikan kesempatan untuk mencoba seluruh fitur sebelum membeli lisensi. Jika kamu membutuhkan software profesional untuk audit jaringan, pemantauan perangkat, dan pengelolaan aset IT, Total Network Inventory layak dipertimbangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *