DiskRaptor 1.0.34 (64) Download – Disk Space Analyzer Gratis dan Open Source
DiskRaptor 1.0.34 (64) Download menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin mengetahui file dan folder apa saja yang paling banyak menggunakan ruang penyimpanan. Software ini bekerja sebagai disk space analyzer yang memindai drive dan menampilkan penggunaan storage melalui tampilan visual sehingga file berukuran besar dapat ditemukan dengan lebih mudah.
DiskRaptor merupakan aplikasi gratis dan open source yang tersedia untuk Windows, macOS, dan Linux. Software ini dibuat menggunakan Rust dan Tauri serta dirancang untuk menangani direktori dengan jumlah file yang sangat besar. Semua proses pemindaian dilakukan secara lokal di komputer sehingga data tidak perlu dikirim ke cloud.

Apa Itu DiskRaptor?
DiskRaptor adalah software analisis ruang disk yang membantu pengguna melihat bagaimana kapasitas hard disk atau SSD digunakan. Setelah drive dipindai, aplikasi dapat menunjukkan folder besar, file berukuran besar, file duplikat, serta berbagai informasi lain mengenai isi penyimpanan.
Berbeda dari aplikasi file explorer biasa, DiskRaptor berfokus pada visualisasi penggunaan storage. Pengguna dapat melihat hasil scan melalui tree view, pie chart, treemap, dan bar chart sehingga lebih mudah mengetahui bagian mana dari drive yang menggunakan kapasitas paling banyak.
Informasi DiskRaptor
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama | DiskRaptor |
| Versi terbaru | 1.0.33 |
| Developer | Hansjoerg Hofer |
| Platform | Windows, macOS, Linux |
| Windows | Windows 10 dan Windows 11 |
| Bahasa pemrograman | Rust |
| Framework | Tauri |
| Lisensi | Open Source / MIT |
| Kategori | Disk Space Analyzer |
| Harga | Gratis |
| Fitur utama | Disk analysis, duplicate finder, cleanup |
Versi 1.0.33 tercatat pada 14 September 2026 di beberapa katalog software, dengan dukungan Windows 10/11, Linux, dan macOS. Sementara itu, repositori dan situs resmi proyek mengonfirmasi bahwa DiskRaptor merupakan aplikasi cross-platform dan open source.
Fungsi DiskRaptor
Menganalisis Penggunaan Disk
Fungsi utama DiskRaptor adalah menganalisis penggunaan ruang penyimpanan. Pengguna dapat memilih drive atau folder kemudian menjalankan proses scan untuk melihat ukuran setiap folder dan file.
Hasilnya membantu pengguna mengetahui mengapa kapasitas SSD atau HDD cepat penuh.
Menemukan File Berukuran Besar
DiskRaptor dapat membantu menemukan file dan folder yang menggunakan ruang penyimpanan dalam jumlah besar. Dengan informasi tersebut, pengguna dapat menentukan file mana yang perlu dipindahkan, diarsipkan, atau dihapus.
Mencari File Duplikat
Fitur Duplicate Finder dapat mendeteksi file yang memiliki konten sama. File duplikat yang tidak diperlukan dapat menjadi salah satu penyebab storage cepat penuh.
Membersihkan Storage
Selain menganalisis disk, DiskRaptor menyediakan beberapa tools cleanup untuk membantu pengguna membersihkan file tertentu dan mendapatkan kembali ruang penyimpanan.

Fitur Utama DiskRaptor
Fast Disk Scanning
DiskRaptor menggunakan engine berbasis Rust dan pemrosesan paralel untuk melakukan scanning dalam skala besar. Situs resminya menyebutkan kemampuan memindai jutaan file dengan cepat, bahkan pada drive yang memiliki jumlah file sangat banyak.
Teknologi tersebut membuat proses analisis lebih praktis ketika digunakan pada drive dengan struktur folder yang kompleks.
Virtual TreeView
Virtual TreeView digunakan untuk menampilkan struktur folder dan file dalam jumlah besar tanpa harus memuat seluruh node sekaligus ke interface.
Menurut proyek resminya, komponen tersebut dirancang untuk menangani lebih dari 20 juta node dengan tetap menjaga interface agar responsif.
Interactive Charts
Hasil scan dapat ditampilkan dalam bentuk visual seperti:
- Pie chart
- Treemap
- Bar chart
- Directory tree
Chart tersebut bersifat interaktif. Pengguna dapat memilih bagian tertentu untuk melihat folder atau file yang berhubungan dengan penggunaan storage tersebut.
Large File Detection
DiskRaptor dapat membantu mengidentifikasi file besar yang menggunakan banyak ruang. Fitur ini berguna ketika pengguna tidak mengetahui apa yang menyebabkan kapasitas drive tiba-tiba berkurang.
Setelah file besar ditemukan, pengguna dapat membuka lokasinya dan menentukan apakah file tersebut masih dibutuhkan.
Duplicate Finder
Duplicate Finder mencari file yang memiliki konten sama menggunakan content hash. Fitur ini dapat membantu mengidentifikasi salinan file yang tidak diperlukan.
Pengguna tetap sebaiknya memeriksa file sebelum menghapusnya agar tidak kehilangan salinan yang masih diperlukan.
File Search
DiskRaptor menyediakan pencarian file berdasarkan pola nama. Fitur ini dapat digunakan setelah proses scan untuk menemukan file tertentu dengan lebih cepat.
File Type Filter
Hasil scan dapat difilter berdasarkan jenis file seperti:
- Images
- Video
- Audio
- Archives
Filter ini membantu pengguna melihat kategori file tertentu tanpa harus memeriksa seluruh isi drive.
Trash Recovery
DiskRaptor memiliki fitur Trash Recovery yang memungkinkan pengguna melihat item yang berada di Recycle Bin atau trash serta melakukan pemulihan atau penghapusan permanen melalui interface aplikasi.
Cleanup Tools
Software ini juga menyediakan tools untuk membersihkan beberapa jenis file yang tidak diperlukan, termasuk Downloads dan browser clutter. Tujuannya adalah membantu pengguna mendapatkan kembali ruang penyimpanan tanpa harus mencari setiap file secara manual.
Empty Folder Finder
DiskRaptor dapat menemukan folder kosong yang tidak memiliki file di dalamnya. Pengguna dapat meninjau daftar tersebut dan menghapus folder yang memang sudah tidak diperlukan.
S.M.A.R.T. Tools
Salah satu fitur tambahan DiskRaptor adalah dukungan untuk memantau informasi kesehatan drive melalui atribut S.M.A.R.T.
Fitur ini dapat memberikan informasi mengenai kondisi storage sehingga pengguna dapat lebih cepat mengetahui adanya indikasi masalah pada drive.
Galaxy View
Galaxy View memberikan cara visual yang berbeda untuk menjelajahi filesystem. Drive ditampilkan seperti bintang, folder seperti planet, dan file seperti bulan.
Fitur ini lebih ditujukan untuk eksplorasi visual dan memberikan perspektif berbeda terhadap struktur data pada komputer.
Export Report
Hasil analisis dapat diekspor ke beberapa format. DiskRaptor mendukung export HTML Report serta data CSV dan JSON.
Report HTML dapat digunakan untuk menyimpan hasil analisis dalam bentuk yang mudah dibagikan, sedangkan CSV dan JSON lebih berguna untuk pengolahan data lebih lanjut.
Dark Mode
DiskRaptor menyediakan mode gelap dan terang. Pengaturan tersebut dapat disimpan sehingga pengguna dapat mempertahankan tampilan yang disukai ketika aplikasi dibuka kembali.
Multi-Language
Situs resmi DiskRaptor menyebutkan dukungan hingga 25 bahasa dengan kemampuan mendeteksi bahasa sistem secara otomatis. Pengguna juga dapat mengganti bahasa melalui pengaturan aplikasi.
DiskRaptor untuk Windows 10 dan Windows 11
DiskRaptor mendukung Windows 10 dan Windows 11. Katalog software terbaru mencatat versi 1.0.33 untuk kedua sistem operasi tersebut.
Untuk Windows, proyek menyediakan installer native, termasuk format .exe dan .msi. Repositori resmi juga mencantumkan Windows sebagai salah satu platform utama DiskRaptor.
DiskRaptor Gratis atau Berbayar?
DiskRaptor benar-benar gratis dan open source. Situs resmi menyatakan bahwa aplikasi ini menggunakan MIT License dan tidak memiliki iklan maupun premium tier.
Artinya, pengguna tidak perlu membeli lisensi Pro untuk membuka fitur utama aplikasi. Tidak seperti software freemium yang membatasi fungsi penting di balik pembayaran, DiskRaptor dipublikasikan sebagai proyek open source.
Selain itu, proyek menyatakan bahwa DiskRaptor tidak mengirimkan data hasil scan ke cloud. Analisis dilakukan secara lokal di perangkat pengguna.
Sistem Requirements DiskRaptor
DiskRaptor tersedia untuk:
- Windows 10
- Windows 11
- macOS
- Linux
Versi Windows tersedia dalam bentuk installer native. Versi Linux tersedia dalam beberapa paket, sedangkan macOS menyediakan installer universal.
Untuk Windows, aplikasi menggunakan WebView2 sebagai bagian dari arsitektur Tauri.
Karena DiskRaptor dapat digunakan untuk memindai jutaan file, kebutuhan resource sebenarnya dapat berubah tergantung ukuran drive, jumlah file, serta kompleksitas struktur folder.
Cara Download DiskRaptor
Untuk DiskRaptor Download, pengguna dapat memperoleh installer melalui website resmi atau halaman release proyek.
Langkahnya:
- Buka halaman resmi DiskRaptor.
- Pilih platform Windows.
- Pilih installer Windows yang tersedia.
- Download file installer.
- Tunggu sampai proses selesai.
- Jalankan installer.
- Ikuti proses instalasi sampai selesai.
- Buka DiskRaptor dari Start Menu.
Proyek menyediakan beberapa pilihan distribusi, termasuk installer Windows, macOS, dan Linux.
Cara Install DiskRaptor di Windows
Setelah file installer selesai di-download, ikuti langkah berikut:
Langkah 1: Buka installer DiskRaptor.
Langkah 2: Jika Windows menampilkan User Account Control, periksa aplikasi yang akan dijalankan.
Langkah 3: Ikuti instruksi instalasi.
Langkah 4: Tunggu hingga proses pemasangan selesai.
Langkah 5: Jalankan DiskRaptor.
Langkah 6: Pilih drive atau folder yang ingin dianalisis.
Langkah 7: Tunggu sampai proses scanning selesai.
Setelah scan selesai, hasil penggunaan storage akan ditampilkan melalui tree view dan diagram interaktif.
Cara Scan Hard Disk dengan DiskRaptor
Untuk mengetahui apa yang membuat storage penuh, pengguna dapat melakukan scanning dengan cara sederhana:
- Jalankan DiskRaptor.
- Pilih drive seperti C: atau D:.
- Mulai proses scan.
- Tunggu hingga scanning selesai.
- Periksa folder dengan ukuran terbesar.
- Buka subfolder untuk mengetahui file yang menggunakan kapasitas terbesar.
- Gunakan chart untuk mendapatkan gambaran visual.
- Tentukan file yang masih dibutuhkan atau dapat dipindahkan.
Semakin banyak file yang terdapat pada drive, semakin lama proses scanning dapat berlangsung.
Cara Menemukan File Besar
Setelah scan selesai, lihat folder dengan penggunaan storage terbesar melalui tree view atau diagram.
Klik folder tersebut untuk masuk lebih dalam. Dengan cara ini, pengguna dapat mengetahui apakah kapasitas besar digunakan oleh:
- Video
- Foto
- Game
- Installer
- File archive
- Backup
- Dokumen
- Cache
- File aplikasi
Setelah menemukan file besar, jangan langsung menghapusnya. Pastikan file tersebut memang tidak lagi dibutuhkan atau sudah memiliki backup.
Cara Mencari File Duplikat
Duplicate Finder dapat digunakan untuk menemukan file yang memiliki konten sama.
Alurnya:
- Buka DiskRaptor.
- Jalankan scan pada lokasi yang ingin diperiksa.
- Pilih fitur Duplicate Finder.
- Tunggu proses pencarian selesai.
- Periksa daftar file duplikat.
- Bandingkan lokasi dan nama file.
- Hapus hanya salinan yang benar-benar tidak diperlukan.
Langkah pemeriksaan manual tetap penting karena file yang terlihat serupa belum tentu aman untuk dihapus.
Cara Membersihkan Ruang Penyimpanan
DiskRaptor menyediakan beberapa cleanup tools untuk membantu mengurangi penggunaan storage.
Pengguna dapat memeriksa folder Downloads, browser clutter, empty folders, dan file lain yang tidak diperlukan.
Sebaiknya proses pembersihan dilakukan secara selektif. File sistem, dokumen penting, backup, dan data aplikasi sebaiknya tidak dihapus tanpa mengetahui fungsi file tersebut.
Apakah DiskRaptor Aman?
DiskRaptor merupakan proyek open source dengan lisensi MIT. Situs resminya menyatakan bahwa proses scanning dilakukan 100% secara lokal, tanpa telemetry, tracking, atau pengiriman data ke cloud.
Untuk menjaga keamanan, pengguna tetap disarankan memperoleh installer dari website resmi atau repositori proyek dan memeriksa file yang di-download sebelum instalasi.
Kelebihan DiskRaptor
- Gratis digunakan.
- Open source dengan MIT License.
- Tidak memiliki premium tier menurut situs resmi.
- Mendukung Windows, macOS, dan Linux.
- Dapat memindai jutaan file.
- Menampilkan penggunaan storage secara visual.
- Memiliki Virtual TreeView.
- Mendukung pie chart dan treemap.
- Memiliki Duplicate Finder.
- Dapat menemukan file besar.
- Memiliki File Search.
- Mendukung filter berdasarkan tipe file.
- Menyediakan Trash Recovery.
- Memiliki cleanup tools.
- Mendukung S.M.A.R.T.
- Dapat membuat HTML, CSV, dan JSON report.
- Mendukung dark mode.
- Semua scanning dilakukan secara lokal.
Kekurangan DiskRaptor
- Software masih relatif baru dibandingkan disk analyzer yang sudah lama populer.
- Interface dengan banyak fitur mungkin membutuhkan waktu untuk dipahami.
- Scan drive dengan jutaan file tetap dapat membutuhkan resource komputer.
- Menghapus file melalui cleanup tools tetap membutuhkan kehati-hatian.
- Informasi S.M.A.R.T. sebaiknya dipahami sebagai indikator kesehatan drive, bukan jaminan bahwa drive pasti bebas masalah.
Kesimpulan
DiskRaptor Download merupakan software disk space analyzer gratis dan open source yang dapat membantu pengguna memahami penggunaan storage secara lebih visual. Aplikasi ini tidak hanya menampilkan folder terbesar, tetapi juga menyediakan duplicate finder, file search, cleanup tools, empty folder finder, interactive charts, S.M.A.R.T. tools, dan berbagai fitur tambahan.
Versi 1.0.33 tercatat pada 14 September 2026 di beberapa katalog software terbaru, sementara proyek resminya menyediakan versi Windows, macOS, dan Linux. DiskRaptor menggunakan lisensi MIT dan menyatakan bahwa proses analisis dilakukan secara lokal tanpa telemetry atau tracking.
Bagi pengguna yang ingin mengetahui apa yang memenuhi SSD atau HDD, mencari file besar, menemukan duplikat, atau mendapatkan gambaran visual mengenai penggunaan storage, DiskRaptor dapat menjadi salah satu utility yang praktis untuk dicoba.











